MRF:Bukan Sekedar Ban Bajaj!


Well, seperti kita tahu, Bajaj telah masuk ke pasar sepeda motor di Indonesia sejak beberapa tahun yang lalu. Produknya masih didatangkan secara completely built-up dari negara asalnya, India karena belum memiliki fasilitas perakitan di Indonesia. Mengingat CBU-nya, tentu semua komponen yang menempel di motor berasal dari negeri India, termasuk komponen fast-moving macam aki, rantai, dan ban. Jika kita memperhatikan ban bawaan Bajaj(ambil contoh Pulsar 220 :ngiler), ban bermerk MRF dipastikan menempel di lingkar roda kuda besi standar pabrikan. MRF, merk yang cukup ‘asing’ bagi orang-orang Indonesia maniak roda dua, yang mungkin cuma sering mendengar merk IRC, FDR, Aspira, Swallow, Michelin, dsb yang biasa seliweran di toko-toko ban. Mungkin sebagian dari kita(misalnya gue :D) bakal mengira bahwa merk MRF adalah merk ban ‘kecil’ ataupun MRF sebagai pemain baru.

Pulsar 220 - TVC
This is Bajaj Pulsar 220😀

Selidik punya selidik, ternyata MRF adalah pabrik ban nomor 1 di India, bisa dibilang pabrik ban MRF merupakan pabrik ban yang jadi leader disana. Pabrik yang didirikan sejak tahun 1946 ini awalnya merupakan pabrik toy ballon/balon mainan yang kecil di Tiruvottiyur, Madras (sekarang Chennai). Pabrik MRF didirikan oleh K. M. Mammen Mappillai, seorang enterpreneur muda. Walaupun pada awalnya tidak memiliki mesin industri, pabrik kecil itu telah mampu memproduksi balon, mainan dari karet, sarung tangan industri, bahkan alat kontrasepsi!. Tahun 1987, 3 juta ban MRF telah terjual, menjadikannya pabrikan ban no. 1 di India hingga kini. Tahun 1989 MRF menjadi market leader di semua segmen produknya. Sampai di titik ini, sepertinya mudah dimengerti kenapa Bajaj menggaet MRF sebagai ban OEM-nya(walaupun banyak yang bilang licin CMIIW)

Mr. K. M. Mammen Mappillai, klimis juga tuh😀

Kini, pabrik tersebut memiliki line-up ban yang bervariasi, mulai dari ban motor, skuter, mobil, truk, hingga ban untuk alat berat macam earthmover. Produknya telah dinikmati di berbagai negara, bahkan negara maju seperti Amerika Serikat telah menjadi sasaran ekspor sejak tahun 1967. Di Indonesia pun, setahu saya, selain ban OEM motor Bajaj juga merupakan ban untuk alat-alat berat(CMIIW). Namun, menurut situs resminya(mrftyres.com), sepertinya pabrik ban ini lebih fokus pada ban mobil, daripada ban motor, melihat variasi produknya lebih banyak pada ban mobil.

The Muscleman, Logo khas MRF

Masih asing sama ban MRF?:p

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s